Wacana Perda Penanganan Covid 19 Tidak Terlalu Penting

Mathius Awoitauw

Sentani-Ketua gugus tugas percepatan penanganan covid 19 Kabupaten Jayapura , Mathius awoitauw SE MSi mengatakan, wacana pembentukan Perda penanganan covid 19 yang sempat diutarakan oleh salah satu anggota DPRD kabupaten Jayapura dari Fraksi Bhinneka Tunggal Ika beberapa waktu lalu, dianggap tidak terlalu urgent.

“Ada banyak perda yang lebih mendesak. Ini kan sudah ditangani, tinggal hanya kita tingkatkan saja. Tidak usah sibuk sibuk berlebihan. Perda banyak ini juga kita tidak sempat sosialisasi,” kata Matius Awoitauw Rabu (8/7/2020)

Menurutnya, sejauh ini ada banyak perda namun tidak banyak bermanfaat karena belum melakukan sosialisasi secara maksimal terkait dengan penerapan Perda tersebut. Untuk itu terkait dengan kedisiplinan masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan selama pandemi covid 19 ini, cukup dilakukan kerjasama dengan semua stakeholder untuk meningkatkan kesadaran warga.

“Itu lebih baik daripada kita berpikir ke sanksi. Sanksi pasti ada, tapi tidak terlalu kaku, toko mana yang bandel mungkin satu minggu tutup dulu atau satu bulan kah tutup dulu,” tambahnya.

Sebelumnya anggota Fraksi Bhinneka Tunggal Ika, Sihar L. Tobing, SH wacanakan pembentukan Perda penanganan covid 19. Di mana Di dalam Perda itu memuat hak dan kewajiban yang perlu dilakukan oleh masyarakat maupun pemerintah dalam upaya penanganan penyebaran covid-19. Kemudian hal lain yang perlu diatur, terkait aturan penerapan sanksi yang diberikan kepada pelanggar yang tidak mematuhi aturan protokol kesehatan yang sudah diberlakukan oleh pemerintah. Menurut Tobing, Perda ini penting karena masih banyak elemen masyarakat yang belum menerapkan protokol kesehatan selama beraktifitas. (*).

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *